Featured Post

Problematika Resign Dari Bank

Image
Banyak orang resign itu karena ingin taat.. karena ingin dicintai Allah.. karena tidak ingin jadi musuh Allah.. . Tapi banyak juga, yang masih ragu-ragu karena ketakutan dengan masa depan.. . Keluar dari lembaga riba itu berat.. Hijrah itu sulit.. Tidak semua orang bisa mengambil keputusan itu.. Tidak semua orang diberikan hidayah dan kesempatan untuk punya iman yang kuat untuk  resign.. Dan hanya orang orang pilihan Allah lah, yang diberikan keberanian untuk menentukan sikap, meninggalkan kemaksiatan.. . Maka bekali diri dengan niat yang kuat.. Demi dekat ke Allah, demi taat ke Allah, demi mendapatkan ridho Allah.. . Jangan karena gaya-gayaan atau mengikuti trend saja.. Tapi luruskan niat, bahwa hijrah itu untuk menghindari ancaman api neraka.. . "..Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al Baqarah: 275) . Hidup hanya sementara, kawan.. Jangan kau gadaikan akhirat demi kehidupan dunia yang hanya seben...

Waspada Film Kartun Perusak Tauhid


WASPADA FILM KARTUN MERUSAK TAUHID

Kartun yang Mengajarkan Kesyirikan dan Merusak Aqidah. Di dalam kartun itu digambarkan adanya makhluk hidup fiktif yang mereka istilahkan dengan monster/siluman/princess yang memiliki kekuatan gaib dan luar biasa.
Tentunya hal seperti ini akan merusak aqidah dan pola pikir anak-anak.

Hal seperti ini seakan-akan mau menyaingi mukjizat para nabi dan rasul, bahkan mau menyaingi Allah dalam sifat dan perbuatan-Nya.

Bukankah monster-monster itu digambarkan mampu melakukan perkara yang hanya mampu dilakukan oleh Allah?
Sungguh ini adalah kesyirikan dalam hal rububiyyah (perbuatan-perbuatan) Allah dan juga penentangan terhadap ketentuan Allah. Seakan-akan mereka mampu melakukan segala sesuatu yang mereka inginkan. Padahal perkara seperti ini hanya kembali kepada Allah.
.
Dialah yang Maha Kuasa dan menentukan segala yang Dia kehendaki. “ Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (QS. Ali Imraan : 189)"
.
Selain itu, kartun demikian mengandung kebohongan yang akan mendidik anak kita untuk terbiasa berbohong dan dibohongi.
Kebohongan itu terlihat nyata melalui penayangan makhluk dan benda fiktif alias bohong dan tidak memiliki hakikat dan bentuk serta sifat-sifat sebagaimana yang terdapat dalam film itu.
.
Perkara fiktif seperti ini akan merusak aqidah dan imajinasi anak, sehingga terkadang anak-anak mau berbuat yang tidak masuk akal dan bertingkah seperti orang gila dan kerasukan seusai nonton kartun tsb.
.
Wallahu a'alam, semoga bermanfaat.

Comments

Visitor

Online

Related Post