Featured Post

Problematika Resign Dari Bank

Image
Banyak orang resign itu karena ingin taat.. karena ingin dicintai Allah.. karena tidak ingin jadi musuh Allah.. . Tapi banyak juga, yang masih ragu-ragu karena ketakutan dengan masa depan.. . Keluar dari lembaga riba itu berat.. Hijrah itu sulit.. Tidak semua orang bisa mengambil keputusan itu.. Tidak semua orang diberikan hidayah dan kesempatan untuk punya iman yang kuat untuk  resign.. Dan hanya orang orang pilihan Allah lah, yang diberikan keberanian untuk menentukan sikap, meninggalkan kemaksiatan.. . Maka bekali diri dengan niat yang kuat.. Demi dekat ke Allah, demi taat ke Allah, demi mendapatkan ridho Allah.. . Jangan karena gaya-gayaan atau mengikuti trend saja.. Tapi luruskan niat, bahwa hijrah itu untuk menghindari ancaman api neraka.. . "..Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al Baqarah: 275) . Hidup hanya sementara, kawan.. Jangan kau gadaikan akhirat demi kehidupan dunia yang hanya seben...

3 Musibah Setiap Hari • Aulia Izzatunisa

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh . .

```TIGA MUSIBAH SETIAP HARI```

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

Pada dasarnya.
Ada tiga musibah setiap hari
Yang menimpa kita sebagai hambaNya.

Tetapi sayang...
Sebagian besar kita tidak menyadari,
Bahkan sebagian besar kita tidak bisa mengambil hikmahnya.

*Musibah pertama..*
Setiap hari jatah usia kita terus berkurang_
Tetapi berkurangnya usia ini lepas dari perhatian.

Sementara itu
Ketika harta yang berkurang
Perhatian kita sangatlah luar biasa,

Padahal harta yang hilang bisa diganti
Sementra umur yang hilang tidak akan ada gantinya.

*Musibah ke dua..*
Setiap hari kita hidup dengan rizki dari Nya
Sementara kita lalai dan lalai.

Bahwa setiap rizki yang ada
Kelak akan dihisab oleh-Nya.

Apabila rizki itu halal
Kelak akan ditanya....
Sudahkah kita mensyukurinya ?

Apabila rizki itu haram.

Maka Alloh Subhanahu Wa Ta'ala kelak mengadzab kita.

*Musibah ke tiga..*
Disadari atau tidak,
Setiap hari kita melangkah mendekati akhirat,

Sebagaimana juga kita terus melangkah menjauhi dunia.

Tetapi perhatian kita terhadap akhirat yang kekal
Tidak sebesar perhatian kita terhadap dunia yang fana.

Sementara kita tidak tahu

Bagaimana akhir perjalanan kita kelak,
Apakah akan menjadi penghuni surga
Dengan segala keindahan dan kenikmatannya,

Ataukah menjadi penghuni neraka
Tempat segala adzab dan siksanya.

Sebanyak apapun harta dunia terkumpul,
Atau sebanyak apapun penghargaan dan jabatan teraih,
Semua tidak seindah kenikmatan yang menjadi impian

Dan dambaan Nabi Yusuf Alaihi Salaam :_

توفني مسلماً وألحقني بالصالحين

"Yaa Allah aku memohon padaMu..
Agar engkau mewafatkanku dalam keadaan Islam
Dan kumpulkanlah aku di surgaMu
Bersama hamba-hambaMu yang sholeh."
(QS. Yusuf : 101).

Sungguh !
Alangkah sedihnya hati ini.
Mendengar ungkapan ini :*
"Apabila engkau merasa malas melakukan ketaatan,
Maka waspadalah..
Bisa jadi Allah tidak suka kepada ibadahmu."

📖 Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman :

وَلَٰكِن كَرِهَ اللَّهُ انبِعَاثَهُمْ فَثَبَّطَهُمْ

"Allah benci terhadap ibadah mereka (orang-orang munafik)..
Dengan sebab itu Allah palingkan mereka dari ibadah tersebut."
(QS. At Taubat : 46).

Yaa Allah...
Jangan engkau jadikan dunia ini impian terbesar kami
Dan jangan pula dunia ini menyita waktu kami..

Ya Allah...
Jangan jadikan neraka sebagai akhir dari perjalanan kami.
Dan jadikan surgaMu sebagai rumah peristirahatan terakhir kami...
═══════ ❁✿❁ ═══════


Comments

Visitor

Online

Related Post